DPP G3S Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Pengerusakan Kawasan Hutan Negara

waktu baca 3 menit
Kamis, 15 Mei 2025 13:47
"Administrator-SG"

Pekanbaru (Riau) // Markibong.com –Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Sungguh Suara Sejati melaporkan kegiatan Penyerobotan, Perambahan dan jual beli kawasan Hutan Negara yang berada di wilayah Ke Khalifahan Van Ludai Di Desa Danau Sontul.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketum DPP G3S Kepada Kapolda melalui Direktur Kriminal Khusus(Dirkrimsus) yang berada dilantai 3 gedung Mapolda Riau pada hari Rabu 14 Mei 2025.

Sebelumnya, wilayah tanah Ulayat Ke Khalifahan Van Ludai terletak Di desa Danau Sontul(pemekaran dari Desa Ludai). Pada tanggal 11 Desember 2008, telah ditandatangani kesepakatan tapal batas antara Datuk Dubalang Takan Domo dengan Datuk Maharajo Besar Khalifah Van Ludai lengkap dengan berita acara dan peta wilayah.

Namun, perjanjian itu dilanggar oleh pihak Datuk Dubalang Takan Domo dan pada tanggal 2 Mei 2025 Diduga telah terjadi aktivitas pembukaan lahan dengan menggunakan alat berat diwilayah tanah Ulayat dan kawasan hutan yang kami yakini sebagai hutan lindung.

Berdasarkan hasil Investagasi Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Sungguh Suara Sejati(DPP G3S) terkait Dugaan Penyerobotan Tanah Ulayat dan Perusakan Kawasan Hutan/Lindung, serta telah dilakukan jual beli lahan Yang Diduga dilakukan oleh oknum-oknum Pihak Dubalang Tagan Domo,bersama PJ Desa Domo dan Diduga didukung Camat Kampar Kiri Hulu Bapak Bustamar.

Adapun nama-nama warga yang Diduga terlibat dalam Penyerobotan dan Penjualan Kawasan Hutan Lindung kami uraikan dibawah ini satu Persatu Antara lain.:

1.Sazarudin Alias Guru Nacan yang beralamat Kelurahan Lipat Kain,Desa Padang Sawah.

2.Edi yang beralamat Desa Danau Sontul,Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

3.Misril yang beralamat Desa Tanjung Belit Selatan,Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

4.Hendra yang beralamat Desa Bukit Betung,Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

5.Asrul yang beralamat Desa Danau Sontul,Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

6. Restu beralamat desa Bukit Betung, diduga bekerja sama masukkan alat berat ke lokasi

7. Bustamar Camat Kampar Kiri Hulu, di duga Lakukan Pembiaran

8. Kepala Desa Danau Sontul di duga terlibat dalam administrasi Surat menyurat.

“Aktivitas yang Diduga Ilegal tersebut dimotori oleh oknum-oknum yang bernama Mardison, Nazaruddin, Asrul, Misril, Eka dan Hendra yang merupakan pihak dari Datuk Dubalang Takan Domo yang bertujuan untuk mengubah Kawasan Hutan Menjadi Kebun Kelapa Sawit”, ucap Rinto Kamis 15 Mei 2025.

Maka dari itu, lanjut Rinto, kami menyimpulkan berdasarkan bukti informasi serta dokumen yang kami miliki, Bahwa ada Dugaan Persekongkolan Masif dengan pihak Desa, Datuk Datuk, APH beserta pihak KPH Kampar Kiri terkait Perambahan dan Pengerusakan serta Penjualan Kawasan Hutan yang terjadi diwilayah Kecamatan Kampar Kiri Hulu,Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

“Kami Berharap, kiranya bapak Kepala Kapolda Riau Segera memanggil Datuk Dubalang Takan Domo dan semua pihak yang terlibat dalam pembukaan lahan tersebut untuk dapat Melakukan tindakan penyelidikan dan penyidikan terhadap pihak pihak yang terlibat pada kegiatan Kegiatan Pembukaan Kawasan Hutan Lindung tersebut”, ucap Rinto tegas.

Diakhir penyampaiannya Rinto mengatakan apabila laporan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh pihak Polda Riau, besar kemungkinan pihaknya akan melaporkan kepada Mabes Polri di Jakarta.

“Kami Berharap keseriusan penegakan hukum di lingkungan Kepolisian Daerah Provinsi Riau demi memperoleh kepercayaan publik serta mendukung program Pemerintah dalam pemberantasan Mafia Tanah/Lahan di Riau,karena kalau tidak ditanggapi besar kemungkinan kami akan melaporkannya ketingkat yang lebih tinggi yaitu ke Mabes Polri”, pungkas Rinto.

Kemudian, awak media partner LSM DPP G3S mencoba mengkonfirmasi APH yang berwenang langsung ke Dirkrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro, melalui pesan whatsapp dan menjawab dengan mengatakan “Nanti dicek dl”.

Sampai berita ini ditayangkan, LSM DPP G3S dan media partner akan terus mengawal laporan tersebut.

(Tim)

 

# Tag Tekait

SG

views 349

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA