TAMBANG || MARKIBONG.COM – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah S.STP M.Si dan jajaran Polres Kampar meninjau langsung lokasi titik api di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Kampar bersama TNI /Polri, Damkar, BPBD, manggala Agni serta instansi tekeiat.
Peninjauan ini memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal serta mencegah munculnya kembali titik api”Kata Bupati Kampar Ahmad Yuzar S.Sos MT di Desa Rimbo Panjang Kecamatan XIII Koto Kampar.
Di lokasi, Bupati Kampar bersama rombongan mengatakan kita melihat dan memantau langsung kondisi lahan dan memastikan api telah berhasil dipadamkan” Ujar Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang sudah kesekian kali ia melakukan peninjauan bahkan ikut langsung memadamkan api.
Penunjukan ini juga dilakukan untuk memastikan tidak terdapat lagi asap maupun bara api yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali meluas” Ujarnya lagi
Ia menegaskan bahwa penanganan kebakaran, khususnya di musim kemarau, membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemantauan terhadap lokasi yang sebelumnya terbakar akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
“Kita pastikan api sudah padam dan tidak ada lagi asap. Jangan sampai api yang sudah kita padamkan kembali muncul karena masih ada bara di dalam tanah. Untuk itu, pemantauan dan pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh,” ujar Bupati Kampar.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Polres Kampar dan seluruh unsur terkait akan terus memperkuat koordinasi serta melakukan pemantauan di sejumlah wilayah rawan kebakaran sebagai upaya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Cegah Karhutla, Jaga Lingkungan, Jaga Kampar. Kampar di Hati.”
(Prot-dokpim)
Tidak ada komentar