Labusel (Markibong.com) — Lagi-lagi mafia Pengusaha Tandan Buah Segar Kelapa Sawit dan Berondolan juga inti resah dengan adanya mafia yang memangkas Kelapasawit dan Berondolan mereka di wilayah hukum Polsek Kampung Rakyat.
Pemangkasan Tandan Buah Segar Kelapa Sawit dan Berondolan ini karena adanya mafia yang mengarahkan para supir Truck untuk masuk ke lokasi pemangkasan yang telah disediakan oleh para mafia tersebut.
Menurut masyarakat setempat pemangkasan Kelapa Sawit ini sudah lama beroperasi yang koordinir oleh para pereman yang malas kerja, mengarahkan mobil angkutan buah masuk ke lokasi mereka dan dilakukan pemangkasan dengan harga murah. “Kami heran juga mereka ini bebas beroperasi tanpa ada penertipan dari pihak Kepolisian” jelasnya.
Beberapa toke usaha buah Kelapa Sawit yang tidak mau namanya dituliskan mengaku sangat resah dengan adanya mafia pemangkas buah sawit dan inti di Pekan Tolan Kecamatan Kampung Rakyat, “kabupaten labuhanbatu selatan pantasan buah Kelapa Sawit milik kami yang dibawa supir sering susut saat ditimbang di Pabrik” ujarnya.
Sebagai masyarakat,.kami berharap agar kapolres labusel dan Polsek Kampung Rakyat dan dapat mengambil langkah tegas terhadap praktek ilegal dengan cara.cara premanisme yang sangat meresahkan dan merugikan kami pedagang sawit, harapnya.
Dari informasi yang dihimpun oleh wartawan ini bahwa penampung buah Kelapa Sawit berinisial kentung.dan inti sawit di belakang SPBU yang tidak diguna kan lagi
Dengan ada kegiatan yang diduga ilegal tersebut ,wartawan pun langsung mengkomformasih Kasat reskrim polres labusel, AKP. ELIMAWAN SITORUS, S. H MH melalui seluler Pesan whatsap, pada Senin 21/10/2025 dengan, adanya kegiatan yang diduga menampung TBS dan Brondolan ilegal dan inti sawit di wiliyah hukum Polsek Kampung Rakyat.
Namun kasat reskrim AKP. ELIMAWAN SITORUS belum memberi jawaban sehingga berita ini ditayang kan agar mendapat impor masih lebih lanjut. (SS/Red)
Tidak ada komentar